Pindah ke Meksiko, Britney Spears Ganti Nama Jadi Xila Maria River Red

Namun, dunia benar-benar mengenalnya saat merilis album debut Baby One More Time pada 1999. Lagu dengan judul yang sama menjadi salah satu singel terlaris sepanjang masa dan memantapkan namanya sebagai kekuatan baru dalam industri musik.

Kesuksesan itu berlanjut dengan sederet album ikonik seperti Oops!… I Did It Again, Britney, In the Zone, dan Blackout. Tak hanya mencetak hit global seperti “Toxic”, “Gimme More”, dan “Womanizer”, Britney Spears juga berhasil menjual lebih dari 100 juta rekaman di seluruh dunia.

Britney Spears menyabet berbagai penghargaan termasuk Grammy Award, Billboard Music Awards, dan bahkan mendapat bintang di Hollywood Walk of Fame pada usia 21 tahun—salah satu yang termuda dalam sejarah.

Namun, di balik sorotan, Britney menjalani kehidupan pribadi yang penuh tekanan. Tahun 2008 menjadi titik balik ketika ia ditempatkan di bawah konservatori hukum oleh ayahnya, Jamie Spears, yang membuatnya kehilangan kendali atas keuangan dan kehidupannya selama lebih dari satu dekade.

Kondisi ini mengundang simpati dan kemarahan publik, hingga akhirnya lahirlah gerakan #FreeBritney yang menyuarakan kebebasannya.

Setelah perjuangan panjang, konservatori itu akhirnya berakhir pada November 2021. Britney mulai menjalani hidup yang lebih mandiri dan sering membagikan momen kesehariannya melalui media sosial, khususnya Instagram, meskipun isi unggahannya sering memicu perdebatan publik.

Tahun 2022, ia menikah dengan aktor dan pelatih kebugaran Sam Asghari, namun pernikahan itu hanya bertahan hingga 2023.

Di tengah proses pemulihan mental dan spiritual, Britney semakin sering menghabiskan waktu di Meksiko—tempat yang ia anggap lebih damai dibanding Amerika Serikat. Ia menyebut paparazzi dan tekanan publik sebagai alasan utama kepergiannya dari AS.

Puncaknya terjadi pada Juni 2025, ketika Britney secara mengejutkan mengumumkan bahwa ia mengganti namanya menjadi Xila Maria River Red. Menurutnya, ini adalah bentuk transformasi dan penyembuhan setelah melewati masa-masa tergelap dalam hidup. Nama baru ini melambangkan keinginan untuk melepaskan masa lalu dan memulai hidup yang lebih selaras dengan jati dirinya.

Kini, Britney Spears—atau Xila Maria—bukan hanya dikenal sebagai penyanyi, tapi juga sebagai simbol perjuangan untuk kebebasan, kendali atas tubuh dan pikiran, serta penyembuhan yang terus berlangsung. Musiknya tetap dikenang, dan kisah hidupnya menjadi cermin kompleksitas kehidupan seorang bintang yang tumbuh dalam bayang-bayang ketenaran sejak remaja. (*)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *