KPK Dalami Dugaan Gratifikasi ke Menhub Budi Karya Sumadi

Kantamedia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan mendalami dugaan gratifikasi kepada Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, terkait pengadaan sejumlah proyek di Kementerian Perhubungan (Kemenhub), termasuk pembangunan dan pemeliharaan jalur .

KPK memastikan dugaan penerimaan gratifikasi itu akan dibongkar lembaga antirasuah dalam persidangan.

“Nanti lihat disidang, disidang pasti dibuka,” ujar Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Brigjen Pol Asep Guntur Rahayu dalam keterangannya, Minggu (13/8/2023) dilansir Liputan6.

Asep mengatakan, temuan dan data terkait dugaan penerimaan gratifikasi Menhub Budi Karya telah dikonfirmasi penyidik KPK dalam pemeriksaan saksi atau tersangka dalam kasus ini. Budi Karya juga telah didalami keterangannya dalam pemeriksaan pada 26 Juli 2023.

“Jadi semua hal itu dikonfirmasi. Tetapi terkait materi itu kan tidak bisa mendahului persidangan. Semua hal dikonfirmasi, lebih baik nanti ditunggu dipersidangan saja,” kata Asep.

Baca juga:
KPK Gelar Rakor Pemberantasan Korupsi, Tingkatkan Kesadaran Dalam Pencegahan

Hal tak jauh berbeda diungkapkan Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri. Ali memastikan sejumlah proyek di Kemenhub tak luput didalami penyidik saat memeriksa Budi Karya.

“Semua data yang kami miliki (termasuk dugaan penerimaan gratifikasi Menhub) dikonfirmasi kepada yang bersangkutan, termasuk proyek-proyek yang ada di Kemenhub,” ungkap Ali.

Sebelumnya, dalam sidang dugaan suap pejabat Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dengan terdakwa Direktur PT Istana Putra Agung Dion Renato Sugiarto, di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (3/7/2023), terungkap Menhub Budi Karya Sumadi banyak menitipkan kontraktor untuk mengerjakan maupun peningkatan jalur kereta api di sejumlah daerah.

Baca juga:
KPK OTT Gubernur Maluku Utara, Terkait Lelang Jabatan dan Pengadaan Barang Jasa

Di antara titipan Budi Karya mulai dari pengusaha Billy Haryanto alias Billy Beras anggota RI, hingga ipar Joko Widodo (Jokowi). Hal itu terungkap dalam kesaksian pejabat Kemenhub Harno Trimadi.

Ali kembali menegaskan semua fakta dan informasi yang berkembang akan didalami lebih lanjut.

“Pasti kami analisis kami dalami dari keterangan yang bersangkutan kan sudah diperiksa sebagai saksi, termasuk dari fakta-fakta di persidangan kemarin, itu semua fakta informasi dan datanya pasti didalami diproses penyidikan yang sedang berjalan termasuk nanti dalam persidangan oleh jaksa baik itu sebagai pemberi yang sedang di sidangkan maupun penerimanya didalami siapa saja pihak pihak yang diduga turut dalam proses konstruksi perkara yang sedang kami lakukan penyidikan maupun penuntutan di persidangan,” ucap Ali. (*/jnp)

Baca juga:
Firli Bahuri Jadi Tersangka, Abraham Samad dkk Gundul Rambut di KPK
Bagikan berita ini