Muara Teweh, kantamedia.com – Bupati Barito Utara, Shalahuddin menyatakan dirinya optimistis Program Gerak Akselerasi Strategis Pembangunan Optimal atau Gaspol 11–12 akan mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat Barito Utara secara menyeluruh dan terarah.
Meski demikian, Shalahuddin juga mengakui pelaksanaan Program Gaspol 11–12 agar bisa sesuai harapan, bukanlah hal yang mudah. Setidaknya, menurut dia, ada dua tantangan besar yang bisa menjadi kendala.
Tantangan pertama, sebut dia, adalah mindset birokrasi atau atau aparatur pada semua perangkat daerah. “Kendala atau tantang terbesar untuk merealisasikan Program Gaspol 11-12 ini bukan pada konsep programnya, melainkan pada perubahan mindset birokrasi. Karena itu, kami mendorong perubahan pola kerja. Dari yang sebelumnya santai, kini harus bekerja cepat, tepat, dan penuh komitmen. Masyarakat ingin hasil yang cepat dan bisa dirasakan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa program yang baik tidak akan berarti apa-apa jika pelaksanaannya lambat. Karena itu, kecepatan kerja dan keseriusan pelaksanaan menjadi kunci utama keberhasilan Gaspol 11–12. Semangat kerja cepat seperti yang telah diterapkan di Dinas PUPR terus ditularkan ke seluruh OPD di daerah setempat.
Saat ini, kondisi infrastruktur secara umum mulai menunjukkan peningkatan. Sejumlah ruas jalan telah diperbaiki, termasuk melalui kerja sama dengan pihak perusahaan. Beberapa kawasan permukiman juga telah masuk jaringan listrik. Hingga Januari ini, sekitar 12 kegiatan pembangunan telah mulai berjalan, termasuk program dan kegiatan korelasi yang telah terkonfirmasi.
Kemudian tantangan yang berpotensi menjadi berpotensi besar lainnya, tambah Shalahuddin, adalah adanya kemungkinan efisiensi anggaran. Berdasarkan pengalaman di tingkat provinsi, efisiensi satu hingga dua miliar rupiah kerap terjadi dan dapat memengaruhi fokus program. “Harapan kami, tidak terjadi hal-hal luar biasa yang mengganggu fokus pelaksanaan, sehingga seluruh program Gaspol dapat direalisasikan secara optimal selama lima tahun ke depan,” ujarnya.
Dalam rangka memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana, lanjut bupati, pemerintah daerah secara rutin melakukan pengawalan dan monitoring hampir setiap bulan terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran. (*/pri)


