BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi Kalteng 3,79 Persen

Palangka Raya, kantamedia.com – Perekonomian Kalimantan Tengah pada triwulan I-2026 tumbuh sebesar 3,79 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y), namun mengalami kontraksi 7,46 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter/q-to-q). Kondisi ini mencerminkan tekanan musiman di tengah tren pertumbuhan yang masih stabil.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, Maria Wahyu Utami, menyampaikan bahwa secara nominal Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp61,0 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 tercatat Rp30,8 triliun.

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penopang utama dengan kontribusi 23,00 persen, disusul industri pengolahan 16,53 persen, perdagangan besar dan eceran 12,83 persen, serta pertambangan dan penggalian 10,49 persen. Keempat sektor tersebut menyumbang 62,85 persen terhadap total perekonomian daerah.

Dari sisi pengeluaran, ekspor barang dan jasa mendominasi dengan kontribusi 56,79 persen, diikuti konsumsi rumah tangga 38,48 persen, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) 34,71 persen, dan konsumsi pemerintah 10,38 persen. Impor tercatat sebesar 42,08 persen sebagai komponen pengurang.

Pertumbuhan tertinggi secara tahunan terjadi pada kategori administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib yang naik 14,39 persen. Dari sisi pengeluaran, konsumsi pemerintah menjadi pendorong utama dengan pertumbuhan 5,16 persen.

Meski demikian, kontraksi triwulanan menunjukkan perlambatan aktivitas ekonomi pasca akhir tahun, dipengaruhi penurunan belanja pemerintah dan produksi setelah periode puncak sebelumnya.

Secara regional, kontribusi ekonomi Kalimantan masih didominasi Kalimantan Timur sebesar 46,48 persen, sementara Kalimantan Tengah berada di posisi keempat dengan kontribusi 12,39 persen terhadap total perekonomian regional. (daw).

 

 

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *