PALANGKA RAYA, kantamedia.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalteng Hendrizal Husin sekaligus mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan kejaksaan dalam mengawal pembangunan di Bumi Tambun Bungai.
Hal tersebut disampaikan Agustiar dalam acara ramah tamah bersama Kajati Kalteng Hendrizal Husin di Palangka Raya, Jumat (14/8/2026).
Dalam sambutannya, Agustiar menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Hendrizal Husin di Kalimantan Tengah. Ia berharap kepemimpinan Kajati baru dapat semakin memperkuat kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalteng dengan jajaran Kejaksaan Tinggi Kalteng.
“Selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Hendrizal Husin di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila, Provinsi Kalimantan Tengah, Tanah Berkah untuk Indonesia,” ujar Agustiar.
Menurutnya, pembangunan Kalteng membutuhkan kerja kolaboratif seluruh elemen. Terlebih, Kalteng merupakan provinsi terluas di Indonesia dengan luas wilayah lebih dari 153 ribu kilometer persegi yang terdiri atas 13 kabupaten dan satu kota.
“Kami berharap, dengan kepemimpinan Bapak, kerja sama dan sinergi dengan Kejaksaan Tinggi akan semakin baik dan semakin kuat ke depan,” katanya.
Agustiar mengatakan Kalteng memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya alam, seni budaya maupun kekayaan alam. Di sisi lain, masyarakat Kalteng juga memiliki keberagaman suku dan agama yang selama ini hidup berdampingan dalam semangat Huma Betang.
“Kalimantan Tengah kaya sumber daya alam, seni budaya dan pesona alam, seperti Taman Nasional Tanjung Puting dan Sebangau. Selain itu, masyarakat kita beragam, terdiri dari suku asli Dayak dan banyak suku lain serta berbagai agama, namun semua tetap hidup rukun, damai, harmonis dalam semangat Huma Betang,” ujarnya.
Potensi tersebut, lanjut Agustiar, menjadi modal bagi pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan, mulai dari wilayah pedalaman hingga perkotaan.
Ia menyebut arah pembangunan tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden serta visi-misi Pemerintah Provinsi Kalteng untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak khususnya dan masyarakat Kalteng pada umumnya.
Agustiar menegaskan pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan agenda pembangunan. Menurutnya, kolaborasi dan gotong royong diperlukan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara optimal.
Karena itu, ia secara khusus meminta dukungan Kejaksaan Tinggi Kalteng dalam mengawal program-program strategis pembangunan daerah.
“Saya meminta sinergi dan dukungan dari kita semua, termasuk Kejaksaan Tinggi, khususnya dalam mengawal program-program strategis pembangunan di Kalimantan Tengah, agar berjalan optimal, efisien, transparan, dan sesuai koridor hukum yang berlaku,” tegasnya.
Agustiar berharap hubungan kerja sama antara pemerintah daerah dan jajaran kejaksaan semakin solid sehingga pembangunan Kalteng dapat berjalan sesuai perencanaan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. (daw)


