Palangka Raya, kantamedia.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi menutup Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Gelombang IV Golongan II dan III Tahun 2026 yang digelar di Aula BPSDM Provinsi Kalteng, Kamis (30/4/2026). Penutupan kegiatan ini menandai arah baru pembentukan aparatur sipil negara (ASN) yang adaptif terhadap perubahan dan berorientasi pada pelayanan publik.
Gubernur Kalimantan Tengah melalui Asisten III Setda Provinsi Kalteng, Sunarti, menegaskan bahwa Latsar bukan sekadar tahapan administratif, melainkan proses strategis dalam membentuk karakter ASN yang profesional dan berintegritas.
“Pelatihan Dasar ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah gerbang pembentukan karakter ASN. Saudara tidak sedang dilatih menjadi pegawai biasa, tetapi menjadi pelayan publik yang tangguh menghadapi kompleksitas birokrasi,” tegasnya.
Dalam konteks transformasi birokrasi, Pemprov Kalteng tengah mendorong percepatan reformasi melalui digitalisasi layanan publik, penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, serta pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Sunarti menekankan bahwa alumni Latsar diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan memperbaiki sistem kerja di instansi masing-masing. “ASN harus menjadi agen perubahan, membawa inovasi, dan merevitalisasi sistem, bukan sekadar mengikuti pola lama,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan Latsar tidak diukur dari kelulusan peserta, melainkan dari perubahan kinerja setelah kembali ke unit kerja. “Jangan jadi ASN yang nyaman di zona aman. Jadilah ASN yang berani berpikir, bertindak, dan bertanggung jawab,” pesannya.
Penutupan Latsar CPNS ini menjadi refleksi arah kebijakan pembangunan sumber daya manusia aparatur di Kalimantan Tengah, yang dituntut semakin adaptif terhadap dinamika zaman dan kebutuhan masyarakat. Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, para CPNS diharapkan membawa semangat baru dalam birokrasi daerah, sejalan dengan agenda reformasi dan percepatan pembangunan yang dijalankan pemerintah provinsi. (daw).


