Palangka Raya, Kantamedia.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan seluruh program pembangunan tetap berjalan meski terjadi penyesuaian anggaran akibat penurunan transfer ke daerah (TKD).
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, mengatakan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) telah menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan kondisi fiskal yang tersedia.
“Kami tetap bisa melaksanakan semua program, hanya menyesuaikan kebutuhan anggaran yang ada,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Menurut Edy, strategi efisiensi dilakukan melalui pengurangan perjalanan dinas, pemanfaatan rapat daring, serta pemangkasan kegiatan yang dinilai tidak berdampak langsung terhadap masyarakat.
“Pertemuan tidak harus selalu tatap muka, bisa melalui Zoom. Pengeluaran yang tidak perlu juga kita kurangi,” jelasnya.
Meski menghadapi tekanan fiskal, Pemprov Kalteng tetap berupaya memaksimalkan potensi daerah serta menjaga kerja sama dengan pihak swasta di tengah dinamika ekonomi global. Ia menilai faktor geopolitik turut memengaruhi dunia usaha, sehingga diperlukan langkah kolaboratif agar aktivitas ekonomi daerah tetap bergerak.
Di sisi lain, Edy menegaskan sejumlah program prioritas, seperti sektor pendidikan, bantuan sosial, dan dukungan bagi usaha masyarakat, masih terus dilaksanakan. (Daw).


