GAMKI Kalimantan Tengah Berpartisipasi Aktif dalam Workshop FKUB Palangka Raya

Bahas Radikalisme, Terorisme, dan Intoleransi

Palangka Raya, Kantamedia.com – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kalimantan Tengah turut ambil bagian secara aktif dalam Workshop Radikalisme, Terorisme, dan Intoleransi yang digelar oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Palangka Raya. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (5/12/2025) di Hotel Aurila Palangka Raya.

Kegiatan tersebut tanpak dihadiri berbagai tokoh agama, pemuda, serta perwakilan organisasi masyarakat sipil.

Dalam kesempatan tersebut, GAMKI Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Fiteli, Wakil Sekretaris DPD GAMKI Kalimantan Tengah, menegaskan bahwa keterlibatan mereka merupakan bentuk komitmen GAMKI dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di wilayah Kalimantan Tengah.

“Kami percaya bahwa pemahaman yang mendalam tentang bahaya radikalisme, terorisme, dan intoleransi sangat penting bagi generasi muda. Dengan mengikuti workshop ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan anggota GAMKI dalam mencegah serta menangkal segala bentuk tindakan yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkap Fiteli.

Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten yang membawakan materi mengenai radikalisme, Pengertian, ciri-ciri, faktor penyebab, serta dampaknya terhadap kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Terorisme: Definisi, motif, pola jaringan, serta strategi pencegahan dan penanggulangannya. Intoleransi: Ragam bentuk intoleransi, akar persoalan, serta langkah membangun sikap toleran dan inklusif.

Selain sesi penyampaian materi, peserta juga diajak berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai upaya-upaya konkret yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran ideologi radikal, terorisme, dan intoleransi di lingkungan masing-masing.

GAMKI Kalimantan Tengah berharap workshop ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara organisasi keagamaan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di daerah.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ideologi Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Mari kita perkuat persatuan dan kesatuan, serta menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman,” pungkas Fiteli. (RIK/*)

Bagikan berita ini