Cara Memasak Nasi Lebih Pulen dan Rendah Gula

Kantamedia.com – Nasi adalah makanan pokok bagi orang Indonesia. Sebagai makanan pokok, menghindari nasi mungkin akan menjadi hal yang sulit bagi sebagian orang, karena kandungan gulanya dikhawatirkan bisa menaikkan kadar gula dalam darah, terutama bagi mereka dengan riwayat .

Meski demikian, seorang pengguna Instagram dengan nama pengguna @kakak_maryam memberikan tips bagaimana cara menanak nasi agar tetap pulen dan enak, namun lebih rendah kandungan gula.

Tak perlu banyak bahan, @kakak_maryam dalam videonya hanya memanfaatkan 2 bahan dapur saja.

Berikut penjelasan lengkapnya, dirangkum pada Selasa (14/5/2024).

Bahan-bahan

Selain tentunya, siapkan juga air dan minyak kelapa. Lemon di sini berfungsi sebagai pengawet alami, sedangkan minyak kelapa berguna untuk menurunkan kandungan gula dalam nasi dan membuatnya tetap pulen.

Cuci Beras

Langkah pertama, sebagaimana memasak nasi pada umumnya, cuci beras terlebih dahulu. Idealnya, lakukan 2 kali pencucian agar beras benar-benar bersih dan kandungan nutrisinya tidak hilang karena proses pencucian.

Masak Nasi Seperti Biasa

Langkah ke dua, masukkan beras ke panci dan tambahkan air sesuai tingkat kepulenan yang diinginkan. Kemudian, tambahkan perasan air lemon dan satu sendok makan minyak kelapa. Aduk hingga benar-benar larut, lalu masak nasi seperti biasa.

Tunggu Agar Nasi Dingin Terlebih Dahulu

Setelah nasi matang, sebaiknya jangan langsung dikonsumsi. Nasi putih yang masih panas memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi, sehingga berisiko menimbulkan lonjakan . Oleh karena itu, baiknya setelah nasi matang sempurna, angkat dan tunggu hingga dingin, baru dikonsumsi.

Simpan Nasi di Freezer

Trik konsumsi nasi yang dianggap lebih sehat adalah dengan membekukannya. Setelah nasi matang dan dingin di suhu ruang, masukkan nasi ke dalam wadah, lalu simpan ke dalam freezer. Akan lebih praktis lagi jika sebelum di-freezer nasi dibungkus sesuai porsi. Kemudian, untuk cara konsumsinya sendiri cukup hangatkan sebentar di microwave sebelum dikonsumsi. (*)

Bagikan berita ini