Muara Teweh, Kantamedia.com – Program perluasan jaringan listrik masuk desa di Kecamatan Teweh Timur resmi dimulai melalui pemancangan tiang perdana. Realisasi infrastruktur kelistrikan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menghapus ketimpangan pembangunan serta memenuhi kebutuhan energi dasar bagi masyarakat di wilayah pelosok.
Apresiasi terhadap dimulainya proyek pemancangan tersebut datang dari pihak parlemen. Anggota DPRD Barito Utara, Jiham Nur, menyatakan bahwa kehadiran pasokan daya ini sudah lama dinantikan oleh warga. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan energi bukan sekadar masalah penerangan semata, melainkan instrumen utama untuk menggerakkan roda ekonomi dan layanan publik.
“Akses listrik yang merata akan menjadi stimulus bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaan. Sektor pendidikan, fasilitas kesehatan, serta produktivitas usaha mikro warga tentu akan berkembang jauh lebih optimal setelah jaringan ini aktif,” ujar Jiham Nur, Kamis (16/1/2026).
Jiham juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor yang ditunjukkan dalam pelaksanaan program ini. Hubungan kerja sama yang harmonis antara jajaran pemerintah daerah, penyedia layanan PT PLN UP2K Kalimantan Tengah, serta partisipasi aktif warga setempat menjadi kunci percepatan pembangunan di lapangan.
Secara khusus, lembaga legislatif menyampaikan apresiasi atas komitmen Bupati Barito Utara H. Shalahuddin beserta jajaran eksekutif yang konsisten mengawal usulan daerah. Melalui dimulainya pemasangan jalur evakuasi daya ini, masyarakat yang bermukim di Desa Benangin dan Desa Sampirang diproyeksikan dapat segera menikmati aliran setrum yang aman dan berkelanjutan.
Ke depan, DPRD Barito Utara berkomitmen penuh untuk terus mengawal perluasan program serupa ke wilayah pemukiman lain yang belum teraliri listrik secara optimal. Parlemen daerah menegaskan bahwa pemerataan pemenuhan hak atas infrastruktur dasar harus dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan kemandirian ekonomi daerah yang berkelanjutan. (pri)


