DPRD Kalteng Dorong Ruang Sosialisasi Inklusif bagi Para Lansia

Palangka Raya, Kantamedia.com – Upaya pemenuhan hak kesejahteraan sosial bagi para lanjut usia (lansia) di Kalimantan Tengah dinilai masih membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah daerah dan lingkungan keluarga. Penyediaan wadah interaksi sosial yang ramah dan aman menjadi kunci utama untuk menjaga lansia tetap aktif serta berdaya di masa tua.

Sinergi tersebut penting agar para lansia terhindar dari rasa terasing akibat penurunan kondisi fisik, mental, maupun rasa kesepian. Panti jompo sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya jalan keluar yang justru berpotensi memutus ikatan emosional dengan kerabat terdekat.

“Pemerintah perlu terus memberikan perhatian yang lebih besar kepada para lansia dengan menyediakan ruang dan tempat yang membuat mereka tetap bisa berada di tengah masyarakat, sehingga mereka tetap merasa dihargai dan memiliki peran,” tutur Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah, Rabu (17/6/2026).

Nafsiah, yang juga bertindak sebagai Pembina Daycare Lansia Cahaya Senja Palangka Raya, menawarkan konsep penitipan harian (daycare) sebagai alternatif terbaik. Melalui skema ini, lansia tetap tinggal bersama keluarga di rumah, namun bisa bersosialisasi dan mengikuti ragam aktivitas positif dua hingga tiga kali sepekan di bawah pendampingan relawan.

Dukungan publik terhadap kelompok rentan ini tercermin dari suksesnya ajang Gebyar Lansia. Ketua Komisi II DPRD Kalteng memberikan apresiasi tinggi lantaran seluruh rangkaian acara tersebut berhasil diselenggarakan secara mandiri oleh tim Daycare Lansia Cahaya Senja tanpa mengandalkan suntikan dana pemerintah.

“Mereka perlu diberikan tempat untuk berekspresi dan menikmati masa tua dengan lebih bermakna meski rentan menghadapi persoalan fisik, psikis, maupun kesepian akibat jauh dari anak, menantu, dan cucu,” pungkas Nafsiah. (pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *