Palangka Raya, Kantamedia.com – Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mendorong pemerintah provinsi untuk memperkuat sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi sistem pajak, optimalisasi aset daerah, dan kemitraan strategis dengan sektor swasta. Langkah ini dinilai krusial untuk mengurangi ketergantungan pada transfer pusat, terutama di tengah defisit anggaran tahun 2026.
“Kami mendorong Pemprov memperluas basis pendapatan daerah dan memperkuat sistem pengawasan untuk mencegah kebocoran,” ujar Toga Hamonangan Nadeak.
Dalam pandangan umumnya terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD 2026, Fraksi NasDem menekankan pentingnya penguatan program prioritas di bidang infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi rakyat. Fraksi juga mendukung sinkronisasi kebijakan daerah dengan agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045.
NasDem turut mendorong percepatan realisasi program Kartu Huma Betang, yang dinilai mampu memperkuat ekonomi masyarakat di tengah tekanan ekonomi nasional. “Komitmen memperjuangkan kesejahteraan rakyat perlu menjadi perhatian bersama. Hibah dan bantuan sosial yang sudah direncanakan juga harus segera direalisasikan,” tambah Toga.
Fraksi NasDem menegaskan dukungannya terhadap pembahasan lanjutan RAPBD 2026 agar menghasilkan kebijakan fiskal yang adil, transparan, dan pro-rakyat. “Kami menerima raperda untuk dibahas sesuai mekanisme dan jadwal yang berlaku,” tutupnya.
Langkah-langkah ini diharapkan mampu memperkuat fondasi fiskal daerah dan memastikan pembangunan Kalimantan Tengah tetap berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara merata. (Daw)


