Genjot Ketahanan Pangan, Pemda Diminta Tingkatkan Jalan Pertanian

Palangka Raya, Kantamedia.com – Pemerintah daerah di Kalimantan Tengah didesak untuk memprioritaskan pembenahan infrastruktur jalan pertanian. Akses yang memadai dinilai menjadi kunci utama dalam memperlancar mobilitas hasil panen para petani lokal menuju pusat pemasaran.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Endang Susilawatie. Menurutnya, kelancaran distribusi komoditas amat bergantung pada kondisi jalur transportasi di kawasan perdesaan.

Endang menegaskan bahwa wilayah Bumi Tambun Bungai memiliki kekayaan alam luar biasa di sektor agribisnis dan perkebunan. Namun, melimpahnya hasil bumi tersebut tidak akan maksimal tanpa sokongan fasilitas pendukung yang andal.

“Kalimantan Tengah memiliki potensi besar di sektor perkebunan dan pertanian. Perbaikan jalan pertanian di wilayah ini penting untuk mendukung aktivitas petani dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Endang Susilawatie di Palangka Raya, Senin (3/8/2026).

Pembangunan jalan tani yang layak diyakini sanggup memangkas biaya logistik secara signifikan. Selain meminimalkan risiko kerusakan komoditas selama perjalanan, pembenahan jalur ini juga berpotensi memicu lonjakan volume produksi pangan regional.

Langkah ini dipandang sejalan dengan penguatan program pasokan pangan berkelanjutan, termasuk dalam menyokong kebutuhan bahan baku pemenuhan gizi masyarakat melalui skema MBG yang tengah digalakkan. Ketersediaan akses yang baik akan memastikan bahan pangan segar terdistribusi tanpa hambatan.

Oleh karena itu, penyusunan anggaran pembangunan daerah diharapkan memprioritaskan kawasan sentra produksi agrikultur. Sinergi antara pemda dan lembaga terkait seperti BGN sangat diperlukan agar penguatan rantai pasok dari tingkat tapak dapat terwujud secara optimal.

“Optimistis dengan tersedianya akses jalan pertanian yang memadai, produktivitas petani akan meningkat, distribusi hasil panen menjadi lebih lancar, dan kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian dapat terus berkembang secara berkelanjutan,” tutur Endang. (pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *