Kantamedia.com – Saat ini, penyakit asam urat tadi lagi hanya identik menyerang kalangan tua. Kini asam urat juga banyak dialami orang-orang muda, khususnya di atas 30 tahun.
Kadar asam urat yang tinggi jika tidak terdeteksi lebih cepat maka dapat menyebabkan kondisi yang menyakitkan seperti kekakuan sendi, kelelahan, nyeri yang tak tertahankan, pembengkakan, serta adanya rasa panas di area persendian pada penderitanya.
Meskipun pola makan dan pengobatan memainkan peran penting, rutinitas pagi Anda juga berperan besar dalam seberapa baik tubuh Anda mengelola asam urat. Untuk itu, mulailah hari dengan kebiasaan sehat agar ginjal Anda berfungsi dengan baik serta mengurangi peradangan.
Berikut adalah beberapa kebiasaan pagi yang sederhana namun efektif untuk menjaga kadar asam urat tetap terkendali secara alami mengutip Times of India.
1. Awali hari dengan air hangat dan lemon
Minum segelas air hangat dengan lemon di pagi hari membantu melancarkan pencernaan dan mendorong pembuangan asam urat dari tubuh. Meskipun rasanya asam, jus lemon memiliki efek alkalisasi pada tubuh, yang membantu menetralkan kelebihan asam urat.
Air lemon juga mengandung vitamin C, yang dapat mengurangi kadar asam urat dengan membantu ekskresinya melalui urine. Sebuah studi tahun 2009 yang dilakukan HK Choi dan rekan selama 20 tahun terhadap sekitar 47.000 pria, menemukan bahwa asupan vitamin C yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko asam urat yang jauh lebih rendah.
Sementara itu, minum cukup air membantu ginjal berfungsi dengan baik dan membuang racun dari tubuh.
2. Minum 2-3 gelas air putih saat perut kosong
Air putih berperan penting dalam membuang asam urat dari tubuh Anda dengan mengencerkan asam urat dan membantu fungsi ginjal tetap optimal. Jadi, awali hari Anda dengan 2-3 gelas air putih untuk mendukung fungsi ginjal dan mencegah pembentukan kristal asam urat di persendian.
3. Sarapan rendah purin
Makanan tinggi purin termasuk daging merah, jeroan, dan makanan laut tertentu dapat menyebabkan kadar asam urat tinggi. Jadi, sebaiknya hindari makanan tersebut dan ganti dengan makanan rendah purin untuk sarapan seperti oatmeal, buah-buahan, yogurt, dan biji-bijian utuh.
Makanan rendah purin ramah bagi sistem pencernaan dan kaya serat, yang membantu menstabilkan metabolisme asam urat. Sarapan kaya serat juga melancarkan pencernaan dan membantu menyeimbangkan lonjakan gula darah.



