Rebutan Takhta Terulang, Dua Putra Mendiang PB XIII Sama-sama Menobatkan Diri sebagai Raja Solo

Solo, kantamedia.com – Keraton Solo atau Surakarta Hadiningrat kembali memanas. Rebutan takhta kembali terjadi. Konflik yang pernah terjadi pada 2004 silam kembali terulang.

Pasalnya, dua putra mendiang Sri Susuhunan Kanjeng Sunan (SISKS) Paku Buwono (PB) XIII, yakni Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkunegoro dan Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Mangkubumi, sama-sama dinobatkan sebagai penerus takhta.

Pihak putri tertua Paku Buwono XIII, GKR Timoer Rumbay Kusuma Dewayani, menobatkan KGPAA Hamangkunegoro sebagai Paku Buwono XIV.

Selain mengukuhkan KGPAA Purboyo (gelar lama Hamangkunegoro) sebagai putra mahkota, PB XIII saat itu juga mengangkat ibu Hamangkunegoro sebagai pemaisuri.

Diketahui, KGPAA Hamangkunegoro sudah menyandang status sebagai putra mahkota sejak 2022. Tepatnya ketika upacara kenaikan takhta atau Tingalandalem Jumenengan sang ayah, Paku Buwono XIII, pada Minggu 27 Februari 2022.

Di sisi lain, pertemuan kerabat Keraton Solo yang diinisiasi oleh Maha Menteri KGPA Tedjowulan, Kamis (13/11/2025) menobatkan putra tertua PB XIII yaitu KGPH Mangkubumi sebagai Paku Buwono XIV.

Kabar penobatan Mangkubumi sebagai Paku Buwono XIV itu awalnya diungkapkan oleh Adik PB XIII, GPH Surya Wicaksana, yang sempat mengikuti pertemuan siang tadi.

“Pada saat itu juga ada pelantikan. Pelantikan putranya PB XIII yaitu Gusti Mangkubumi sebagai Pangeran Pati atau calon raja, Lalu seperempat jam kemudian sekaligus penobatan Paku Buwono XIV yang disaksikan oleh para sentono dan kerabat Paku Buwono XII maupun para sesepuh keraton,” kata pria yang akrab disapa Gusti Nenok itu saat ditemui di Keraton Solo, Kamis (13/11/2025).

Kronologi Rebutan Takhta Keraton Solo

Proses pergantian atau suksesi raja sebagai penguasa Keraton Kasunanan Solo setelah raja yang sebelumnya, SISKS Paku Buwono XIII wafat tidak berjalan mulus. Dua putra PB XIII sama-sama mengklaim dirinya sebagai raja.

Saat sang ayah mangkat dan hendak dimakamkan di Makam Raja-raja Imogiri, Bantul, pada Rabu (5/11/2025), KGPAA Hamangkunegoro mendeklarasikan dirinya sebagai Paku Buwono XIV.

Namun, pada Kamis (13/11/2025), Mangkubumi yang merupakan kakak Hamangkunegoro juga dinobatkan sebagai PB XIV dalam rapat yang dihadiri sejumlah kerabat keraton.

Berikut ini kronologi lengkap kisruhnya proses suksesi di Keraton Kasunanan Surakarta.

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *