Hubungan mereka awalnya murni antara pendidik dan peserta didik. Namun, garis takdir mulai bersinggungan kembali justru setelah Erlangga menyelesaikan masa sekolahnya.
Momen itu terjadi sekitar dua tahun setelah ia lulus, tepatnya saat pandemi COVID-19 mulai melandai. Erlangga menceritakan bahwa kedekatan mereka berawal dari hubungan profesional yang sederhana di tengah masa sulit pandemi.
“Kita bisa dekat berawal dari Bu Guru jualan masker pada saat COVID dan saya konsumennya. Bisa disingkat dari partner bisnis jadi jodoh. Tahun 2020 bulan lupa,” kenangnya.
Meski terpaut usia 23 tahun dan status Endang saat itu adalah seorang janda, Erlangga merasa ada kecocokan yang kuat di antara mereka. Proses pendekatan pun dilakukan Erlangga secara perlahan hingga akhirnya meluluhkan hati sang guru.
“Ya berjalan begitu saja karena sering ketemu. Ya pertama syok karena saya kan muridnya dulu tapi lama-lama dideketin terus ya mau,” tambah Erlangga.
Setelah merasa yakin satu sama lain, keduanya memutuskan untuk membawa hubungan tersebut ke jenjang pernikahan pada Mei 2022. Bagi Erlangga, perbedaan usia bukanlah penghalang selama ada rasa saling pengertian.
“Kita bisa menikah karena cocok saja walaupun beda usia jauh tapi kita saling mengerti satu sama lain,” ujarnya.
Keputusan mereka tentu mengundang berbagai reaksi dari lingkungan sekitar. Jika keluarga inti memberikan restu yang hangat, reaksi berbeda justru datang dari rekan sejawat dan lingkungan luar.
Erlangga mengakui bahwa banyak pihak yang sempat menyangsikan hubungan mereka. Namun, dukungan dari orang tua menjadi kekuatan utama pasangan ini.
“Guru lain tetap kaget. Untuk teman dekatnya Mami support, tapi yang lain banyak yang menyarankan jangan gitu. Ortu saya punya pedoman kalau jodoh ya nggak apa-apa yang penting dijaga, dan ortu Mami juga welcome. Cuma yang banyak perdebatan malah di pihak luar (orang lain),” pungkasnya.
Kini, pasangan yang viral setelah mengunggah momen ngabuburit di Sragen ini membuktikan bahwa jodoh bisa datang dari mana saja, bahkan dari bangku sekolah yang pernah mempertemukan mereka sebagai guru dan murid.


