Fenomena Media Sosial di Kalangan Remaja

Oleh: Dra. Munziyatun

MEDIA sosial () mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan masyarakat. Salah satu kemudahan yang ditawarkan oleh media sosial adalah dapat menghubungkan antara satu orang dengan oarang lain tanpa kendala jarak dan waktu. Kecepatan pertukaran informasi ini memungkinkan beberapa informasi yang beredar di media sosial tidak tersaring dengan baik dan dapat diragukan kebenarannya.

Oleh karena itu, pengguna media sosial khususnya kalangan remaja perlu mengecek kebenaran informasi yang mereka dapatkan. Sebaiknya tidak menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya karena akan berdampak buruk. Pengguna media sosial harus bijak dalam menggunakannya.

Maksudnya, pengguna media sosial bisa mengambil dari . Namun di sisi lain, ketika akan bertindak di medsos harus dipikirkan terlebih dahulu agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.

Pengaruh Media Sosial bagi Kalangan Remaja

Bagi kalangan remaja, media sosial sudah menjadi candu yang membuat penggunanya tiada hari tanpa membuka media sosial. Kehadiran internet bagi kalangan remaja tidak hanya untuk mengakomodir kebutuhan informasi saja, tetapi juga menjadi ruang interaksi sehingga perlu diimbangi dengan bekal kompetensi literasi . Kompetensi tersebut terdiri atas pengetahuan, , dan sikap untuk menggunakan informasi yang diakses melalui perangkat komputer dan smarphone.

Literasi digital dalam bermedsos diharapkan dapat menyaring informasi negatif dan dapat mengurangi efek buruk dari penggunaan media tersebut. Mereka yang tidak dapat menyaring informasi, maka akan menimbulkan negatif seperti konsumerisme, budaya kekerasan, suka mengintip kehidupan pribadi orang lain, dan lain sebagainya.

Kalangan remaja yang mempunyai media sosial biasanya mereka suka mengunggah kegiatan pribadi termasuk curhat, foto bersama teman-teman, melalui Facebook, WhatsApp, Twitter, Telegram serta media lainnya. Mereka beranggapan bahwa semakin aktif dirinya di media sosial, maka akan dianggap lebih keren atau gaul. Sedangkan mereka yang tidak mempunyai media sosial biasanya dianggap kuno, ketinggalan zaman, dan kurang bergaul.

Saat ini, media sosial sangat berpengaruh pada perilaku keseharian remaja. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Bahkan banyak yang kecanduan atau berlebihan menggunakan media sosial yang mengakibatkan tugas utama seperti belajar menjadi terabaikan.

Mereka begitu identik dengan yang hampir 24 jam berada di tangan dan sangat sibuk berselancar di dunia maya yang seolah tidak pernah berhenti. Demikian cepatnya orang bisa mengakses media sosial mengakibatkan fenomena besar terhadap arus informasi yang dapat menggantikan peranan media massa konvensional dalam menyebarkan berita.

Catatan Redaksi:
Kantamedia.com menerima tulisan cerpen, puisi dan opini dari masyarakat luas. Kriteria tulisan adalah maksimum 1.000 kata dan tidak sedang dikirim atau sudah tayang di media lain. Kirim tulisan ke redaksi@kantamedia.com disertai dengan tanda pengenal dan foto diri.

Bagikan berita ini