Diduga Korban Tabrak Lari, Pria ODGJ Tewas di Jalan Adonis Samad

Palangka Raya, Kantamedia.com – Insiden kecelakaan maut yang diduga kuat merupakan aksi tabrak lari terjadi di kawasan Jalan Adonis Samad, tepat di tikungan dekat Jembatan Karanggan, Kelurahan Panarung, Minggu (19/7/2026) subuh. Seorang pejalan kaki berinisial AJ (30) ditemukan tewas mengenaskan di lokasi kejadian setelah dihantam oleh kendaraan roda empat misterius yang langsung melarikan diri.

Peristiwa tragis tersebut diperkirakan berlangsung sekitar pukul 04.30 WIB. Berdasarkan rekonstruksi awal di lapangan, korban saat itu tengah melangkah kaki dari arah Jalan RTA Milono menuju kawasan Bandara Tjilik Riwut.

Malang tak dapat ditolak, sebuah mobil yang melaju searah dari posisi belakang mendadak menghantam tubuh korban dengan sangat keras hingga terpental. Akibat benturan fatal tersebut, korban menderita luka parah di sekujur tubuh dan langsung mengembuskan napas terakhirnya di tempat kejadian perkara (TKP).

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan perburuan intensif terhadap pengemudi dan kendaraan yang terlibat dalam peristiwa berdarah tersebut. Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hermanto, membenarkan terjadinya peristiwa mematikan ini dan menegaskan bahwa proses investigasi penuh kini sedang berjalan.

“Sudah ditangani oleh Unit Laka. Korban diduga ODGJ,” ungkap Hermanto saat memberikan konfirmasi kepada awak media pada Minggu siang.

Guna menyingkap tabir di balik kecelakaan tersebut, tim Unit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya telah menggelar olah TKP, mengamankan serpihan barang bukti di lokasi, serta menjaring keterangan dari sejumlah saksi mata. Korps baju cokelat ini juga tengah menyisir jalur pelarian terduga pelaku untuk melacak jenis dan identitas kendaraan yang digunakan.

Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan spekulasi liar yang belum teruji kebenarannya di media sosial.

“Warga yang memiliki informasi, rekaman kamera pengawas (CCTV), maupun sempat menyaksikan insiden tersebut diminta segera melapor kepada pihak kepolisian agar proses penyelidikan dapat segera mengungkap pelaku tabrak lari,” tutur Hermanto menutup keterangannya. (*/pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *