Gelombang Tinggi Hambat Evakuasi 22 Korban Virgo

Banjarmasin, Kantamedia.com – Gelombang tinggi menghambat proses evakuasi 22 korban selamat kecelakaan KM Virgo Transport 8. Para korban sempat tertahan di tengah laut dan harus dipindahkan beberapa kali sebelum dibawa menuju Banjarmasin.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan, 22 korban tersebut sebelumnya berada di Kapal Cahaya Bahari, kapal kayu yang membantu proses evakuasi. Namun, kondisi gelombang tinggi di atas normal membuat kapal tersebut tidak berani mendekat saat proses transfer korban menuju kapal yang akan membawa mereka ke Banjarmasin.

“Karena kejadian tadi (Senin) pagi adanya ombak yang di atas normal, pada saat kita transfer dua kapal kita ada yang sempat berbenturan sehingga harus dilaksanakan perawatan,” kata Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari kedua kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dilansir Antara, Selasa (15/9/2026).

Kondisi tersebut membuat pemindahan korban harus dilakukan menggunakan kapal kecil menuju KRI Nala. Proses tersebut menyebabkan evakuasi berlangsung lebih lambat.

Setelah itu, KRI Nala juga tidak dapat langsung bersandar di Pelabuhan Trisakti karena ukuran kapal yang besar. Para korban kemudian kembali dipindahkan ke Kapal Kumai milik TNI Angkatan Laut untuk melanjutkan perjalanan menuju Banjarmasin.

Pemindahan ke Kapal Kumai dilakukan pada Senin (14/9) tengah malam. Para korban diperkirakan tiba di Banjarmasin pada Selasa (15/9) subuh.

“Sehingga harus dilakukan transfer ulang ke Kapal Kumai milik juga TNI Angkatan Laut dan ini sekarang sedang proses, mudah-mudahan dalam beberapa jam ke depan sudah akan tiba di sini,” ujar Syafii.

114 Korban Ditemukan

Hingga Senin (14/9) pukul 22.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 114 korban telah ditemukan. Jumlah tersebut terdiri atas 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia.

Dengan demikian, dari total 243 orang yang berada dalam manifes KM Virgo Transport 8, masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan.

Dari 114 korban yang telah ditemukan, sebanyak 86 korban sudah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Rinciannya, 85 korban selamat dan satu korban meninggal dunia yang jasadnya telah diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Korban meninggal dunia kedua dievakuasi ke Lanud Syamsudin Noor, Banjarbaru, dan telah diserahkan kepada Tim DVI Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan.

Sementara itu, satu korban selamat tiba di Lanud Syamsudin Noor setelah dievakuasi menggunakan helikopter Basarnas dari lokasi kecelakaan.

Sebanyak 26 korban lainnya masih dalam proses evakuasi dari lokasi menuju Pelabuhan Trisakti. Mereka terdiri atas 22 korban selamat dan empat korban meninggal dunia.

KM Virgo Hilang Kontak

KM Virgo Transport 8 diketahui membawa 243 penumpang dan dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita.

Kapal tersebut sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9). Operasi pencarian dan evakuasi korban terus dilakukan oleh tim SAR bersama unsur terkait. (Mhu).

 

 

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *