Kabut Asap Karhutla Kepung Buntok, Jarak Pandang 50 Meter

Buntok, Kantamedia.com — Kabut asap masih menyelimuti Kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, hingga awal pekan ini. Pemantauan pada Senin pagi mencatat jarak pandang efektif di kota tersebut anjlok hingga hanya sekitar 50 meter akibat sebaran asap yang kian pekat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Selatan, Agus In’yulius, menerangkan bahwa kabut asap itu berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas pada Sabtu hingga Minggu (12-13/9/2026).

Data yang dihimpun BPBD menunjukkan tren fluktuatif jumlah titik panas atau hotspot dalam sepekan terakhir. Pada Kamis (10/9), hotspot tercatat hanya 52 titik, kemudian melonjak tajam menjadi 406 titik pada 12-13 September. Sementara pada periode 13-14 September, jumlahnya tercatat 347 titik panas yang tersebar di lima kecamatan.

Agus menuturkan, puncak lonjakan hotspot terjadi pada Sabtu hingga Minggu, dengan sebaran karhutla terparah membentang di ruas jalan dari Desa Madara hingga Pendang. Kebakaran di kawasan ini bahkan sempat merambat ke kabel tanam milik PT Telkom yang terpasang di Jalan Pendang.

Titik karhutla lain juga terpantau di wilayah Desa Sanggu, Jalan C Sumbi Sababilah, hingga akses jalan menuju Kecamatan Gunung Bintang Awai. Menurutnya, kebakaran di sejumlah lokasi tersebut diduga kuat dipicu aktivitas pembukaan lahan untuk perkebunan warga.

Kebakaran serupa turut terjadi di jalur hauling PT MUTU, tepatnya pada kilometer 9 hingga kilometer 45, yang melintasi Desa Janggi dan Desa Malitin, Kecamatan Karau Kuala.

Agus memastikan, BPBD Barito Selatan bersama tim gabungan terus bergerak memadamkan api di berbagai titik guna mencegah kabut asap semakin parah.

“Kita berharap, kepada Camat menyampaikan ke lurah atau Kepala Desa agar memantau dan mengantisipasi hotspot di wilayahnya masing-masing, agar tidak terjadi Karhutla,” pungkas Agus In’yulius. (pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *