Buntok, kantamedia.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) bersama RSUD Jaraga Sasameh Buntok menyalurkan 900 masker N95 kepada petugas pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Bantuan masker itu diserahkan melalui posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barsel, Senin (14/9/2026).
Penyaluran ini merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi evaluasi dan perpanjangan status tanggap darurat karhutla dan kekeringan tahap II, sekaligus instruksi Bupati Barsel agar penanganan karhutla dilakukan lebih tanggap dan responsif.
Plt Kepala Dinkes Barsel, dr. Dadang Baskoro Nugroho, menjelaskan bahwa 900 masker tersebut terdiri dari 750 masker bantuan Dinkes dan 150 masker dari RSUD Jaraga Sasameh Buntok.
“Ini tahap awal. Bantuan masker N95 ini untuk memastikan garda terdepan yang bertugas di lapangan mendapatkan perlindungan dari paparan asap,” kata Dadang usai penyerahan masker kepada Kepala Pelaksana BPBD Barsel, Agus In’yulius.
Ia mengatakan, kebutuhan masker N95 muncul dari keluhan personel di lapangan yang belum maksimal mendapatkan perlengkapan pelindung pernapasan.
150 Ribu Masker Disiapkan Untuk Masyarakat
Dadang, yang juga menjabat Direktur RSUD Jaraga Sasameh Buntok, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sekitar 150 ribu masker bedah dan N95 untuk masyarakat Barsel. Penyaluran akan direalisasikan secara bertahap sesuai rekomendasi DPRD Barsel.
“Pembagian masker kepada masyarakat akan kita intensifkan, sehingga masyarakat hingga ke pelosok Barsel bisa mendapatkan perlindungan,” jelasnya.
ISPU Capai Level Bahaya
Kepala BPBD Barsel, Agus In’Yulius, menyampaikan apresiasi kepada Dinkes dan RSUD Jaraga Sasameh Buntok atas bantuan tersebut. Ia menyebut dukungan masker sangat dibutuhkan lantaran kualitas udara di Barsel dalam beberapa hari terakhir berada pada level yang sangat tidak sehat.
“ISPU kita beberapa hari ini mencapai 700 sampai 800, sehingga sangat berbahaya. Jangankan saat memadamkan api, ketika berada di luar ruangan seperti ini pun kita sudah menghirup udara yang tidak sehat,” ujarnya.
Agus menegaskan, bantuan masker N95 tersebut sangat membantu personel posko dan tim pemadam dalam menjaga kesehatan selama menjalankan tugas penanganan karhutla.
“Dengan adanya bantuan ini, kami sangat terbantu,” pungkasnya. (pri)


