Palangka Raya, Kantamedia.com – Kemeriahan menyelimuti peringatan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya sekaligus Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya, Jumat (17/7/2026).
Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan tamu undangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti upacara resmi dengan khidmat di halaman Kantor Wali Kota.
Peringatan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya tahun ini terasa berbeda, dimana Pemko Palangka Raya mengemas momen bersejarah tersebut dengan menyandingkan upacara resmi bersama rangkaian kegiatan sosial dan ekonomi kreatif yang langsung menyentuh masyarakat.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan amanat penting bagi masa depan Kota Cantik. Ia mengajak seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk terus memperkuat sinergi.
“Momentum hari jadi ini adalah sarana refleksi atas capaian pembangunan yang telah kita raih. Mari terus perkuat sinergi untuk membangun Kota Palangka Raya sebagai ibu kota provinsi yang maju, inklusif, dan berdaya saing tinggi,” tegas Gubernur.
Untuk memeriahkan hari jadi, halaman kantor pemerintahan disulap menjadi ruang kolaborasi kreatif. Dua agenda yang paling menyedot perhatian warga adalah layanan potong rambut gratis dan pameran kopi lokal.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menjelaskan pelibatan aktif pelaku usaha lokal merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menggerakkan ekonomi akar rumput.
Layanan Potong Rambut Gratis, dimana kehadiran layanan gratis ini tidak hanya menjadi pemanis acara, tetapi juga bantuan nyata yang langsung dirasakan warga. Puluhan warga tampak antre sejak pagi untuk mendapatkan layanan potong rambut tanpa dipungut biaya.
Panggung UMKM dan Pameran Kopi Lokal yakni memberi ruang bagi para barista dan pengusaha kopi daerah untuk memperkenalkan cita rasa khas Palangka Raya kepada khalayak luas. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai olahan kopi sambil melihat produk UMKM lainnya.
Kemeriahan ini disambut hangat oleh semua pihak. Kolaborasi tersebut dinilai berhasil menjembatani hubungan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat umum.
“Kami senang bisa terlibat langsung di hari jadi kota ini. Ini kesempatan emas bagi kami memperkenalkan profesi barber ke masyarakat luas. Semoga industri jasa potong rambut lokal terus berkembang dan mendapat perhatian pemerintah,” ujar Bili, salah seorang pemangkas rambut.
Ia bersama rekan-rekannya mengapresiasi Pemko Palangka Raya yang merangkul pelaku usaha. “Layanan gratis seperti ini sangat membantu warga. Kami berharap kegiatan kreatif dan sosial seperti ini rutin diadakan, bukan hanya saat hari jadi saja,” pungkasnya. (*/Fay)


