Dalam kasus pasangan yang ingin mengakhiri hidup bersama, petugas medis harus yakin bahwa salah satu pasangan tidak mempengaruhi pasangannya.
Sehari sebelum pertemuan mereka dengan dokter eutanasia, Els, Jan, putra, dan cucu mereka sudah berkumpul.
Jan ingin menjelaskan keistimewaan mobil van mereka agar mudah diiklankan dan dijual.
“Kemudian saya berjalan-jalan di pantai bersama ibu saya,” kata putra mereka.
“Anak-anak sedang bermain, ada beberapa lelucon. Itu adalah hari yang sangat aneh.
“Saya ingat kami sedang makan malam di malam hari dan saya menitikkan air mata saat melihat kami semua makan malam terakhir bersama,” tuturnya.
Pada Senin pagi, semua orang berkumpul di rumah sakit. Para sahabat pasangan itu ada di sana. Begitu pula saudara laki-laki Jan dan Els, serta putra dan menantu perempuan mereka.
“Kami punya waktu dua jam bersama, sebelum dokter datang,” katanya.
“Kami berbicara tentang kenangan kami dan kami mendengarkan musik.”
Lagu berjudul Idlewild yang dinyanyikan Travis diputar untuk Els, sementara lagu The Beatles berjudul Now and Then dilantunkan untuk Jan.
“Setengah jam terakhir adalah masa yang sulit,” kata putra mereka.
“Para dokter tiba dan semuanya terjadi dengan cepat. Mereka menjalankan [prosedur] dan semuanya berlangsung hanya dalam hitungan menit.”
Els van Leeningen dan Jan Faber diberi obat mematikan oleh dokter. Keduanya meninggal bersama pada Senin, 3 Juni 2024.
Mobil van mereka belum dijual. Putra Els dan Jan memutuskan untuk menyimpan dan menggunakannya untuk berlibur bersama istri dan anak-anaknya.
“Pada akhirnya saya akan menjualnya. Saya ingin membuat beberapa kenangan untuk keluarga,” tutur putra Els dan Jan. (*/bbc)


