Palangka Raya, Kantamedia.com – Program cetak sawah di Kalimantan Tengah (Kalteng) yang mencakup pengembangan lebih dari 150 hektare lahan di 10 kabupaten/kota dengan dukungan anggaran besar, diminta untuk dikawal secara serius. Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sengkon, menegaskan pentingnya pengawasan maksimal agar program strategis tersebut berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Pengawasan itu penting agar program tersebut bisa berjalan optimal, karena tujuan dari program ini sangat baik untuk ketahanan pangan dan penguatan ekonomi daerah,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Sengkon menekankan, selain pengawasan, dukungan maksimal dari pemerintah daerah juga diperlukan agar pelaksanaan program sesuai target pemerintah pusat maupun daerah. Sinergi antarinstansi menjadi faktor penting dalam menyukseskan program nasional tersebut. “Ini merupakan program nasional yang sangat perlu kita dukung, sebab kita pastinya menginginkan Kalteng menjadi salah satu lumbung pangan, jadi pemda juga harus siap menjalankan program tersebut,” tuturnya.
Ia menjelaskan, dukungan konkret yang perlu disiapkan antara lain ketersediaan lahan yang sesuai, sarana dan prasarana pendukung, serta tenaga penyuluh pertanian yang memadai. Seluruh komponen tersebut harus dipastikan siap sebelum program dijalankan secara menyeluruh.
Menurutnya, tanpa persiapan matang, program cetak sawah berpotensi menghadapi kendala di lapangan. Karena itu, perencanaan dan koordinasi harus dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan agar pelaksanaan tetap berada pada jalur yang telah direncanakan.
“Semua itu penting untuk disiapkan mengingat program strategis seperti ini harus membutuhkan persiapan matang supaya bisa berjalan sesuai dengan rencana. Yang pasti kita ingin dalam perjalanannya tidak ada kendala,” tegasnya.
Sengkon berharap, program cetak sawah di Kalteng dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi daerah tetapi juga dalam mendukung ketahanan pangan nasional. (Mhu).


