Inilah Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia Versi Forbes September 2026

9. Steve Ballmer – US$ 155,3 Miliar (Rp 2.795,4 Triliun)

Mantan CEO Microsoft Steve Ballmer menempati peringkat kesembilan dengan kekayaan US$155,3 miliar atau sekitar Rp2.795,4 triliun.

Ballmer bergabung dengan Microsoft pada 1980 sebagai karyawan ke-30. Ia kemudian menjadi CEO pada 2000 dan memimpin perusahaan hingga 2014.

Saat masih berkuliah di Harvard, Ballmer bertemu Bill Gates, salah satu pendiri Microsoft. Selama masa kepemimpinannya, Microsoft menghadapi periode setelah pecahnya gelembung dot-com serta persaingan dengan Google di mesin pencari dan Apple di industri ponsel.

Setelah pensiun pada 2014, Ballmer membeli klub NBA Los Angeles Clippers seharga US$2 miliar atau sekitar Rp36 triliun. Forbes kini memperkirakan nilai klub tersebut mencapai US$7,5 miliar atau sekitar Rp135 triliun.

Ballmer juga mengeluarkan US$2 miliar atau sekitar Rp36 triliun untuk pembangunan stadion. Ketika pensiun, ia memiliki sekitar 4 persen saham Microsoft dan mempertahankan sebagian besar kepemilikannya.

Ballmer menyatakan dirinya sebagai pemegang saham individu terbesar Microsoft. Aktivitas filantropinya juga meningkat sejak 2014. Hingga kini, keluarga Ballmer telah menyalurkan lebih dari US$6,5 miliar atau sekitar Rp117 triliun.

10. Amancio Ortega – US$ 148,2 Miliar (Rp 2.667,6 Triliun)

Amancio Ortega menjadi satu-satunya pengusaha industri fesyen yang masuk dalam daftar 10 besar. Kekayaannya tercatat US$148,2 miliar atau sekitar Rp2.667,6 triliun.

Ortega merupakan salah satu pendiri Inditex, perusahaan yang menaungi jaringan fesyen Zara. Ia mendirikan perusahaan tersebut bersama mantan istrinya, Rosalia Mera, pada 1975.

Sebagai salah satu pelopor fast fashion, Ortega kini memiliki sekitar 60 persen saham Inditex yang tercatat di Bursa Madrid. Inditex menaungi tujuh merek, di antaranya Zara, Massimo Dutti, dan Pull & Bear, dengan sekitar 5.000 toko yang tersebar di berbagai negara.

Pada 2022, putri Ortega, Marta Ortega Pérez, ditunjuk sebagai chairperson Inditex setelah sebelumnya bekerja selama 15 tahun di perusahaan tersebut.

Ortega juga menerima dividen lebih dari US$400 juta atau sekitar Rp7,2 triliun setiap tahun. Sebagian besar dana tersebut kembali diinvestasikan ke sektor properti di Eropa dan Amerika Utara.

Daftar Forbes per 1 September 2026 tersebut menunjukkan bahwa perusahaan teknologi masih menjadi sumber utama kekayaan para miliarder dunia. Namun, posisi dalam daftar tersebut tidak bersifat tetap.

Forbes mencatat nilai kekayaan para miliarder dapat berubah mengikuti pergerakan harga saham dan valuasi perusahaan. Karena itu, peringkat orang terkaya di dunia dapat mengalami perubahan dari waktu ke waktu. (*/pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *