Bias Layar Resmi Menjadi Anggota DPR RI Gantikan Mukhtarudin

Kantamedia.com – Bias Layar resmi menjadi Anggota DPR RI melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW). Bias Layar menjadi anggota DPR RI menggantikan Mukhtarudin yang sebelumnya ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).

Pelantikan politisi Partai Golkar tersebut digelar dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026) dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani.

“Sebelum memangku jabatan anggota DPR, saudara wajib bersumpah menurut agama Kristen. Apakah saudara bersedia disumpah menurut agama Kristen? Patut saya ingatkan, bahwa sumpah yang akan saudara ucapkan mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia,” ujar Puan.

“Tanggung jawab memelihara dan menyelamatkan Pancasila dan UUD 1945. Sumpah ini adalah terhadap Tuhan YME dan manusia, dan harus ditepati dengan segala keikhlasan dan kejujuran,” sambung Puan.

Selanjutnya, Bias Layar mengucapkan sumpah berdasarkan agama Kristen dengan dipandu Puan.

Bias Layar pun berjanji akan memenuhi kewajiban sebagai anggota DPR dengan sebaik-baiknya. “Saya berjanji akan memenuhi kewajiban sebagai anggota DPR dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Semua dijalankan demi tegaknya kehidupan demokrasi serta mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya,” ucap Bias Layar saat membacakan penggalan sumpahnya.

Usai pelantikan, Bias Layar menegaskan komitmennya untuk menjalankan fungsi representasi rakyat, khususnya di daerah pemilihannya di Kalimantan Tengah. Ia menyebut kehadirannya di DPR harus memberi dampak nyata bagi masyarakat yang selama ini sering luput tersentuh pembangunan pusat.

“Pada hari ini saya sudah dilantik secara sah di dalam pembukaan Sidang Paripurna. Tujuan saya tidak ada lain, dalam artian bagaimana saya menyerap aspirasi masyarakat khususnya di wilayah Dapil saya, Kalimantan Tengah yang selama ini ada banyak yang tidak tersentuh oleh pusat,” ujarnya saat ditemui Parlementaria usai rapat paripurna.

Ia tak menampik luas wilayah Kalimantan Tengah yang mencapai sekitar sepertiga Pulau Jawa kerap menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pembangunan. Kondisi tersebut membuat sejumlah wilayah masih tertinggal dari sisi akses dan layanan dasar.

Ke depan, Bias Layar menyatakan akan memprioritaskan isu infrastruktur sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Selain itu, sektor kesehatan dan pendidikan juga menjadi fokus yang akan terus diperjuangkan.

“Semoga nanti lewat saya di Senayan ini bisa berkolaborasi dengan teman-teman semuanya, komisi-komisi dan para pimpinan untuk bisa membawa pembangunan ke sana melalui pemerintah. Sebagai pihak eksekutif yang selaku eksekutor di dalam pembangunan ini,” tuturnya. (*/pri)

Bagikan berita ini
Bsi
Premium Wordpress Themes