Jalan Urip Sumoharjo-Gatot Subroto Pasuruan Akan Dibuat Satu Arah

Pasuruan, kantamedia.com – Arus lalu lintas di sepanjang Jalan Gatot Subroto – Jl. Urip Sumoharjo akan dibuat satu arah dari pertigaan Raya Karangketug menuju ke arah Kebonagung. Arus satu arah itu hanya khusus untuk kendaraan besar.

Rekayasa lalu lintas tersebut untuk mengurai masalah kemacetan yang sering terjadi di Jalan Urip Sumoharjo-Gatot Subroto. Dan juga menekan terjadinya kecelakaan yang sering terjadi sampai jatuh korban jiwa.

Rekayasa lalu lintas tersebut disepakati dalam rapat koordinasi antara legislatif, Dinas Perhubungan Kota Pasuruan dan Satuan Lalu Lintas Polres Pasuruan Kota, di ruang rapat Sekretariat DPRD Kota Pasuruan, di Jalan Balai Kota, Kota Pasuruan, Rabu (17/6/26).

Ketua Komisi III DPRD Kota Pasuruan, Muhammad Suci Mardiko, menerangkan, bahwa hasil rapat koordinasi menyepakati rekayasa lalu lintas dengan membuat arus satu arah di Jalan Gatot Subroto-Urip Sumoharjo dari pertigaan Karangketug menuju perempatan Kebonagung.

Dan menutup akses dari perempatan Kebonagung ke arah Jalan Urip Sumoharjo-Gatot Subroto. Kendaraan besar akan dialihkan menuju Jalan Panglima Sudirman.

“Pengalihan arus itu karena Jalan Urip Sumoharjo-Gatot Subroto tidak begitu lebar sedangkan volume kendaraan besar yang melintas sangat tinggi. Bila dipakai dua arah akan berpotensi macet. Oleh sebab itu, kami sepakat dibuat satu arah dan sudah harus terealisasi dalam minggu ini,” ucap Suci Mardiko dari Fraksi PKS.

Dia menambahkan, selain upaya pengalihan arus, traffic light di perempatan Krampyangan juga akan dimatikan. Hal itu untuk menghindari kemacetan akibat penumpukan kendaraan saat lampu merah.

“Traffic light di perempatan Krampyangan akan dimatikan dan akan ada penebalan petugas di perempatan tersebut,” tutup Suci Mardiko usai memimpin rapat koordinasi.

Diketahui, Persoalan rekayasa lalu lintas tersebut terkait dengan pembangunan Jembatan Bok Wedi di Jalan Ir. H.Juanda, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, yang harus menutup jalan nasional selama proyek berlangsung sampai akhir tahun 2026. (san)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *