Jago Merah Hanguskan 11 Rumah Warga Mendawai

Palangka Raya, kantamedia.com – Kebakaran hebat kembali terjadi di Kota Palangka Raya. Setelah sehari sebelumnya terjadi di Jalan Anoi, kebakaran kembali terjadi, tepatnya di Jalan Mendawai tidak jauh dari lokasi kebakaran sebelumnya.

Peristiwa kebakaran hebat terjadi pada Senin (13/5/2024) dini hari, melanda kawasan padat penduduk di Komplek Mendawai.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya, Gloriana Aden menyampaikan bahwa tim pemadam kebakaran bersama sejumlah relawan dan instansi terkait segera merespon kejadian tersebut sejak pukul 01.43 WIB, dan upaya pemadaman berhasil dilakukan pada pukul 03.00 WIB.

Baca juga:
Gegara Usir Kera, Berujung Kebakaran Hebat hingga Dua Hari

Dikatakan Gloriana, meskipun tidak sampai menelan jiwa, namun akibat peristiwa tersebut setidaknya menghanguskan 11 rumah berbahan kayu mengakibatkan 10 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

“Setidaknya ada 11 rumah yang habis dilahap api. Kerugian materil diperkirakan mencapai miliaran rupiah,” kata Gloriana.

Gloriana menjelaskan, untuk sementara sebagian korban kebakaran ditampung di Aula/Balai Basara di Mendawai. Ia berharap para korban tetap tabah dan kuat dalam menghadapi cobaan ini.

Selain itu, ia juga berharap kepedulian masyarakat untuk saling mendukung satu sama lain dalam proses pemulihan. Solidaritas sosial dan kepedulian antar sesama merupakan kunci untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi oleh para korban kebakaran.

Baca juga:
134 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran di Gang Sayur

Sementara itu, pihak Polresta Palangka Raya sudah mengamankan sejumlah dan akan memeriksa sejumlah saksi terkait kasus kebakaran di Jalan Mendawai Induk yang terjadi pada Senin dini hari.

Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya Kompol Ronny M Nababan mengatakan, personelnya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk dilakukan penyelidikan awal.

Untuk informasi awal yang didapatkan personel  di lokasi kejadian, menurut Ronny, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik di salah satu bangunan rumah warga yang tengah dalam keadaan kosong, karena ditinggal pemiliknya selama tiga pekan.

Baca juga:
Tak Sempat Selamatkan Diri, Siswa SMK Tewas Dalam Kebakaran di Kota Besi Hulu

“Dugaan sementara ini asal api akibat korsleting listrik, namun hal tersebut masih dilakukan penyelidikan oleh kita. Untuk kerugian ditaksir sekitar Rp1,5 miliar,” ungkapnya.

Sehari sebelumnya, kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah warga terjadi di Jalan Anoi sekitar pukul 05.30 WIB dan berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih 45 menit.

Penyebab kebakaran diduga karena kelalaian pemilik rumah yang meninggalkan kompor saat memasak. (*/jnp)

TAGGED:
Bagikan berita ini