Legislator Puji Upaya Pemkab Barsel Atasi Karhutla dan Dampak Ekonomi

Buntok, Kantamedia.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel beserta jajaran TNI, Polri, BPBD, Pemadam Kebakaran, dan instansi terkait lainnya dalam menanggulangi ancaman karhutla yang meluas di sejumlah titik lokasi.

Anggota DPRD Barito Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Raden Sudarto, menegaskan bahwa soliditas serta kolaborasi antarlembaga menjadi fondasi utama dalam meredam ancaman bencana ekologis tersebut, terutama di tengah berlangsungnya musim kemarau panjang.

“Upaya penanganan karhutla yang dilakukan pemerintah daerah bersama TNI, Polri dan seluruh instansi terkait patut kita apresiasi. Mereka telah bekerja maksimal di lapangan untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas,” ujar legislator yang biasa disapa H. Alex, di Buntok, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, pengerahan seluruh armada pemadam di lapangan terbukti efektif menahan laju sebaran titik api agar tidak menjangkau pemukiman warga maupun kawasan hutan lindung lainnya.

Selain respons cepat di sektor kebencanaan, H. Alex turut menyambut positif jangkauan bantuan sosial berupa penyaluran paket sembilan bahan pokok (sembako) bagi warga perdesaan. Aksi kemanusiaan ini dimotori langsung oleh Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha.

Ia menilai skema bantuan pangan tersebut sangat membantu meringankan beban finansial masyarakat di tengah himpitan ekonomi dan lonjakan harga kebutuhan pokok. “Kegiatan tersebut bukan hanya kata orang, namun kita sendiri melihat dan terlibat dalam beberapa kegiatan pembagian sembako di beberapa desa di Barsel,” kata H. Alex.

Legislator ini menekankan bahwa keberadaan pemerintah daerah di tengah situasi krisis harus diwujudkan secara menyeluruh, tidak hanya sebatas mitigasi pemadaman karhutla, melainkan juga mencakup pemenuhan logistik dan kesejahteraan warga yang terdampak kemarau.

Ia mendorong agar penyaluran bantuan sosial semacam ini dialokasikan secara berkesinambungan serta tepat sasaran kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. “Yang paling penting adalah bagaimana pemerintah hadir di tengah masyarakat, baik dalam menghadapi bencana karhutla maupun membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi,” pungkasnya. (pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *