DPRD Kalteng Dorong Pemerintah Tindaklanjuti Air Sungai Sekonyer

PALANGKA RAYA, kantamedia.com – DPRD Kalimantan Tengah mendorong pemerintah daerah segera menindaklanjuti perubahan warna air di Sungai Sekonyer yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan. Persoalan tersebut dinilai perlu mendapat perhatian karena Sungai Sekonyer berada di kawasan konservasi yang memiliki nilai ekologis penting.

Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Rizka Agustin, menyampaikan hal tersebut, Senin (14/9/2026). Ia mengatakan pihaknya akan meneruskan persoalan tersebut kepada dinas terkait untuk dilakukan tindak lanjut, mengingat kawasan tersebut merupakan wilayah konservasi yang harus mendapat perlindungan.

“Ini mungkin akan kami tindak lanjuti ke dinas yang berkaitan, karena ini merupakan wilayah konservasi, wilayah konservasi alam yang memang harus dilindungi,” kata Rizka.

Menurut Rizka, keberadaan Taman Nasional Tanjung Puting membuat kondisi lingkungan di kawasan tersebut memiliki perhatian yang lebih luas. Kawasan itu dikenal tidak hanya di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga hingga mancanegara sehingga kelestarian ekosistemnya perlu dijaga.

Ia berharap pemerintah daerah segera memanggil para pemangku kepentingan yang berkaitan untuk mengetahui persoalan perubahan warna air Sungai Sekonyer sekaligus memastikan aktivitas di sekitarnya tidak menimbulkan kerusakan terhadap ekosistem.

“Harapannya kepada pemerintah daerah untuk memanggil mungkin stakeholder yang terkait, agar jangan sampai merusak ekosistem di wilayah Sungai Sekonyer,” ujarnya.

Rizka mengatakan dampak persoalan tersebut juga perlu dilihat dari sisi masyarakat. Di kawasan Sungai Sekonyer terdapat Desa Sekonyer yang dihuni masyarakat, sehingga perubahan kondisi lingkungan berpotensi mengganggu aktivitas warga.

Selain masyarakat, kawasan tersebut menjadi habitat berbagai satwa. Karena itu, menurutnya, kondisi lingkungan Sungai Sekonyer perlu segera mendapatkan perhatian agar tidak berdampak lebih luas terhadap kehidupan masyarakat maupun satwa yang berada di kawasan tersebut.

“Karena itu bisa mengganggu aktivitas. Apalagi di situ juga ada salah satu desa, yaitu Desa Sekonyer, yang masyarakatnya tinggal di sana. Selain itu, ada juga satwa-satwa yang hidup di kawasan tersebut,” kata Rizka.

DPRD Kalteng, lanjutnya, mendorong pemerintah daerah segera melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait. Langkah tersebut diperlukan agar persoalan perubahan warna air Sungai Sekonyer dapat ditindaklanjuti dan diketahui langkah penanganannya.

“Hal-hal yang berkenaan dengan ini juga nanti bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Kami juga mendorong agar bisa segera mungkin dilakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait, sehingga ada tindak lanjut mengenai persoalan tersebut,” pungkasnya. (daw)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *