Kantamedia.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meyakini penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal makin efektif di bawah nakhoda baru Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono. Pengalaman Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian dinilai menjadi modal kuat untuk membenahi tata kelola program prioritas tersebut.
Harapan ini disampaikan Wapres menanggapi pelantikan Sudaryono yang resmi menggantikan Nanik S Deyang. Nanik memilih mundur dari jabatan Kepala BGN akibat alasan kesehatan setelah menjabat kurang dari dua bulan.
“Saya percaya dengan pengalaman Pak Sudaryono sebagai Wamentan yang mengawal ketahanan pangan dan didukung komitmen kuat jajaran BGN, program MBG bisa berjalan dengan tata kelola yang lebih baik, transparan dan tepat sasaran,” ujar Gibran dalam keterangan resminya, Rabu (22/7/2026).
Gibran mendorong BGN agar memprioritaskan distribusi MBG ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Langkah penajaman fokus ini krusial agar alokasi anggaran secara efektif menekan angka tengkes (stunting), kemiskinan, serta kerawanan pangan di daerah krusial sebelum ekspansi ke wilayah lain.
Selain mendorong efisiensi, Wapres menekankan keterlibatan pelaku UMKM, pengelola kantin sekolah, hingga orang tua murid demi memperkuat rantai pasok lokal. Ia juga mengingatkan pentingnya transparansi guna menutup celah penyelewengan dana negara.
“Saya mendukung penuh pelaksanaan MBG yang fokus di daerah 3T dengan melibatkan UMKM, kantin sekolah dan orang tua siswa. Kita ingin MBG sebagai salah satu program prioritas Presiden, dapat berjalan dengan manajemen yang lebih rapi, terukur dan terhindar dari praktek-praktek korupsi,” tegasnya.
Gibran memungkas, tiap rupiah anggaran BGN wajib dipertanggungjawabkan secara terbuka agar dampaknya nyata bagi peningkatan kualitas gizi anak-anak di seluruh pelosok Tanah Air. (*/pri)


