Antrean BLT Mengular Panjang

SEMMI Kalteng Kritik Pelayanan Bank Kalteng

Palangka Raya, Kantamedia.com – Panjangnya antrean masyarakat dalam pencairan bantuan sosial melalui Kartu Huma Betang di kantor Bank Kalteng Cabang Utama Palangka Raya menuai sorotan dari kalangan mahasiswa.

Ketua Umum PW Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kalimantan Tengah, Afan Safrian, menilai kondisi tersebut mencerminkan lemahnya manajemen pelayanan perbankan dalam mendukung program pemerintah daerah.

“Sangat ironis. Pemerintah provinsi berupaya membantu masyarakat melalui Kartu Huma Betang, namun di lapangan justru terjadi antrean panjang yang menyulitkan warga. Ini bukan sekadar persoalan teknis, tetapi menyangkut manajemen pelayanan,” ujar Afan, Senin (20/3/2026).

Menurutnya, situasi tersebut menunjukkan belum optimalnya kesiapan operasional dalam menghadapi tingginya jumlah penerima bantuan.

SEMMI Kalteng pun menyampaikan tiga tuntutan yang mereka sebut sebagai “Tiga Instruksi Rakyat” (TIRAK). Pertama, evaluasi terhadap pimpinan Kantor Cabang Utama Bank Kalteng Palangka Raya. Kedua, peningkatan fasilitas pelayanan bagi penerima bantuan, seperti penambahan loket khusus, penyediaan tempat tunggu yang layak, serta pengaturan antrean yang lebih tertib. Ketiga, audit transparansi terhadap pelaksanaan program strategis tersebut.

Afan menegaskan, pihaknya mendorong adanya langkah konkret agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan manusiawi.

“Kami berharap ada perbaikan nyata dalam waktu dekat. Pelayanan publik harus mengedepankan kenyamanan dan kemudahan masyarakat,” katanya.

Ia juga menyebut, jika tidak ada perubahan signifikan, pihaknya mempertimbangkan langkah lanjutan berupa penyampaian aspirasi secara terbuka.

Situasi ini menjadi perhatian publik mengingat program bantuan melalui Kartu Huma Betang merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam membantu masyarakat, sehingga pelaksanaannya diharapkan berjalan optimal dan tepat sasaran. (Rik).

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *