Terkait Kasus Penggelapan Dana di DAD Kalteng, Marcos Sebastian Tuwan Keluarkan Maklumat

PALANGKA RAYA, Kantamedia.com – Terkait dana di Dewan Adat (DAD) , banyak mendapat perhatian banyak pihak, termasuk salah satunya Mantan ketua forum koordinasi kepala adat Dayak Kalteng, Marcos Sebastian Tuwan.

Dimana dirinya mengeluarkan Maklumat sehubungan dengan tidak jelasnya proses hukum perkara penggelapan dana di DAD.

“Meskipun kasus tersebut telah ditangani oleh Polda Kalteng, namun hingga saat ini belum ada penetapan tersangka,” ucap Marcos, Rabu, (27/03/2024).

Dengan maklumat yang Marcos keluarkan, menyatakan mempertimbangkan penarikan tanda tangan pemberian gelar kehormatan adat dayak kepada kepala republik Indonesia (Kapolri) 2018 silam.

Diketahui, bahwa Kasus ini pertama kali ditangani oleh Subdit Jatanras sebelum dipindahkan ke Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Kalteng. Kasus dugaan penggelapan senilai Rp2,8 miliar tersebut semakin terang benderang melalui proses penyidikan.

Salah satu tokoh Dayak, Sabam Sitanggang, mengungkapkan bahwa proses penyidikan ini penting untuk menemukan tersangka dan mengungkap kemana uang tersebut mengalir.

Proses hukum yang meningkat menjadi penyidikan memberikan harapan bagi tokoh-tokoh Dayak bahwa kasus ini akan ditangani dengan baik sesuai hukum yang berlaku.

Kasus bermula dari kerja sama antara PT BMB dan DAD Kalteng, di mana dana bantuan yang seharusnya masuk ke rekening DAD Kalteng malah masuk ke rekening pribadi oknum pengurus DAD Kalteng.

Kombes Pol. Nuredy Irwansyah Putra dari Dirreskrimum Polda Kalteng juga membenarkan bahwa kasus ini telah masuk tahap penyidikan.

Marcos Sebastian Tuwan berharap, agar kasus tersebut segera selesai dan tersangka segera diketahui agar bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya. (Mhu) 

 

 

Bagikan berita ini