Buntok, Kantamedia.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menerima bantuan logistik dari Persyarikatan Muhammadiyah melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Barsel pada Sabtu (5/9/2026). Penyerahan ini ditujukan untuk menjaga stamina personel gabungan yang sedang berjibaku menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kepungan kabut asap.
Paket bantuan tersebut mencakup bahan pangan siap santap, minuman penyegar, hingga suplemen penunjang daya tahan tubuh. Seluruh barang operasional ini dialokasikan langsung bagi para petugas garda terdepan yang beroperasi di medan pemadaman.
Kepala BPBD Barsel Agus In’yulius, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Barsel, Edi Darmadi, memaparkan rincian pasokan yang diserahterimakan di Buntok. Pihaknya mencatat penerimaan paket konsumsi berupa 200 bungkus bubur kacang hijau bersanding telur rebus, 24 kotak Vitamin C 1000, satu dus susu steril, serta 20 dus air mineral kemasan 250 mililiter.
“Bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan bantuan logistik selama proses penanganan bencana yang dilakukan oleh BPBD bersama unsur terkait,” jelas Edi di Buntok, Sabtu (5/9/2026).
Edi menekankan bahwa dukungan dari lembaga amil zakat ini amat krusial dalam menopang fisik para petugas saat menjalankan pemantauan serta pemadaman di titik-titik rawan karhutla.
“Bantuan seperti ini sangat berarti bagi kami, khususnya dalam mendukung kebutuhan personel yang berada di lapangan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Persyarikatan Muhammadiyah melalui Lazismu Barsel atas kepedulian dan dukungannya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, BPBD Barsel mendorong kolaborasi lintas sektor—termasuk pemerintah daerah, instansi swasta, organisasi kemasyarakatan, dan warga—dapat terus diperkuat demi mempercepat penanganan bencana ekologis di wilayah Barito Selatan.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membantu penanganan bencana di Kabupaten Barito Selatan,” pungkas Edi.
Alokasi bantuan logistik dan sarana operasional ini melengkapi sokongan yang sebelumnya telah dikucurkan oleh sektor perbankan daerah, di antaranya Bank Kalteng serta BNI. (pri)


