Palangka Raya, Kantamedia.com – Insiden kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Dr Murjani, Gang Sari 45, Palangka Raya pada Minggu (12/7/2026) siang. Amukan si jago merah yang melahap wilayah RT 01 dan RT 03 di lingkungan RW 09 ini menghanguskan 25 unit rumah, satu bangunan barak (kos), serta satu gedung sekolah madrasah.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, sebanyak 36 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 127 jiwa terpaksa kehilangan tempat tinggal. Selain kerugian materiil, beberapa warga dilaporkan mengalami cedera ringan saat mencoba menyelamatkan diri dari kepungan api.
“Korban jiwa tidak ada. Untuk luka ringan ada sekitar dua sampai tiga orang. Ada yang luka bakar ringan, ada juga yang kena beling,” ungkap Lurah Pahandut, Ahmad Reza, saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Guna menangani para korban terdampak, Ahmad Reza menjelaskan bahwa pihak kelurahan bergerak cepat dengan mendirikan posko darurat di area Yayasan Pendidikan Darul Ulum. Fasilitas tersebut disiapkan untuk pusat koordinasi penanganan darurat, layanan kesehatan, serta posko penyaluran bantuan logistik.
Pihak kelurahan juga telah berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Sosial setempat agar bantuan kemanusiaan bisa segera didistribusikan secara merata kepada warga yang kehilangan tempat tinggal.
“Kami berharap paling lambat bantuan sudah dapat disalurkan pada Senin (13/7/2026),” tambah Reza yang saat itu masih mengawal proses pendataan berkas warga di lapangan.
Kombinasi material bangunan yang didominasi oleh kayu, posisi rumah yang saling berdempetan, serta embusan angin kencang di tengah musim kemarau membuat petaka kebakaran ini meluas dengan sangat cepat ke area sekitarnya.
Berdasarkan kesaksian Ketua RT 03/RW 09, Djamrudinoor, indikasi awal kemunculan api mulai disadari oleh warga setempat sekitar pukul 13.00 WIB. Titik api pertama kali terlihat membumbung tinggi dari bagian belakang salah satu rumah warga.
“Kurang lebih jam 1 siang. Kayaknya dari dapur itu. Kalau dilihat di belakang rumah, di dapur,” tutur Djamrudinoor. (*/pri)


