Hari Ini, Pemerintah Kirim 500 Pompa Air Tahap Pertama ke Kalimantan

Kantamedia.com – Pemerintah pusat mengambil langkah cepat guna mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pulau Kalimantan. Langkah nyata ini diwujudkan lewat pengiriman ratusan unit mesin pompa air bertekanan tinggi yang diangkut langsung menggunakan Armada Udara menuju tiga titik krusial pada Senin (24/8/2026).

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa sebanyak 500 unit mesin pemadam telah diterbangkan menggunakan tiga pesawat utama menuju Pontianak, Palangka Raya, dan Banjarmasin. Pengiriman ini merupakan tahap awal dari total pasokan 2.000 unit pompa yang disiapkan pemerintah pusat.

“3 pesawat menuju Kalimantan, masing-masing ke Pontianak, Palangka Raya, dan Banjarmasin, membawa 500 unit mesin pompa air yang merupakan bagian dari 2.000 unit mesin pompa yang akan dikirimkan secara bertahap sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto dan permintaan para Gubernur di Kalimantan,” ujar Teddy lewat pernyataan resmi di akun Instagram miliknya, Senin (24/8/2026).

Guna memaksimalkan daya jangkau pemadaman di area rawan seperti lahan gambut, seluruh unit mesin pembakar api tersebut dikirim lengkap bersama instalasi selang sepanjang satu kilometer. Kelengkapan perlengkapan teknis ini dirancang khusus agar tim lapangan dapat menjangkau titik api terisolasi yang sulit diakses jalur darat.

Teddy menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh jajaran kementerian dan lembaga terkait agar merespons situasi bencana secara padu dan sigap. Selain ketepatan penanganan di titik api, pemerintah juga memastikan seluruh alokasi bantuan pendukung dapat didistribusikan secara presisi kepada masyarakat terimbas.

“Pemerintah memastikan masyarakat terdampak tidak berjalan sendiri. Kita hadir dan membersamai mereka,” tegas Teddy.

Selain fokus menanggulangi ancaman Karhutla di Kalimantan, pada hari yang sama pemerintah juga menyalurkan bantuan skala besar bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyaluran logistik tersebut diberangkatkan menggunakan armada udara milik TNI Angkatan Udara sejak dini hari.

“Hari ini, Senin pagi, 24 Agustus 2026 pada pukul 04.30 WIB, kembali diberangkatkan 6 pesawat TNI AU untuk membawa bantuan ke wilayah terdampak bencana 3 pesawat menuju Nusa Tenggara Timur (NTT), masing-masing dengan tujuan Labuan Bajo dan Maumere, membawa 31 ton logistik siap makan, berupa biskuit, wafer, protein bar, roti, berbagai kebutuhan pangan lainnya, serta mainan untuk anak-anak,” ungkap Teddy. (*/pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *