Pemerintah Daerah Perlu Evaluasi Hasil Bantuan Ternak dan Pakan

Buntok, kantamedia.com – DPRD Kabupaten Barito Selatan meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program bantuan bibit ternak dan pakan ikan yang setiap tahun disalurkan kepada masyarakat. Evaluasi dinilai penting untuk memastikan bantuan benar-benar menjadi stimulan ekonomi, bukan sekadar program pembagian bantuan tahunan.

Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan, H. Raden Sudarto, mengatakan evaluasi perlu mencakup hasil program, keberlanjutan bantuan, hingga pemanfaatannya oleh masyarakat penerima.

“Kita harus melihat apa hasil dari program bantuan ini. Apakah benar menjadi modal awal untuk mengembangkan ekonomi masyarakat atau hanya sebatas dibagikan setiap tahun?” ujar Raden Sudarto, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, bantuan yang diberikan berupa bibit itik, ayam buras, babi, kambing, serta pakan ikan seharusnya mampu berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi penerima. Karena itu, pemerintah perlu memastikan apakah bantuan tersebut masih dimiliki dan dikembangkan oleh penerima atau justru telah habis dijual.

Pria yang akrab disapa H. Alex itu menilai, pemberian bantuan tanpa evaluasi berisiko membuat masyarakat bergantung pada program yang sama setiap tahun tanpa ada peningkatan usaha. “Kalau bantuan hanya habis dijual, kemudian tahun berikutnya meminta lagi, tentu tujuan program sebagai stimulan ekonomi tidak tercapai. Kalau tidak ada keberlanjutan, program itu percuma,” tegasnya.

Raden juga meminta pemerintah mengevaluasi aspek teknis, mulai dari pengadaan hingga mekanisme penyaluran bantuan. Menurutnya, efektivitas program tidak hanya ditentukan oleh jumlah bantuan, tetapi juga ketepatan sasaran dan kemampuan penerima mengembangkan usaha.

Jika hasil evaluasi menunjukkan program tidak memberikan manfaat signifikan, ia menyarankan anggarannya dipertimbangkan untuk dialihkan ke sektor lain yang lebih produktif, seperti pendidikan atau kesehatan.

“Anggaran harus diarahkan kepada program yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Kalau program tidak efektif, lebih baik dievaluasi dan anggarannya dialihkan ke sektor yang lebih memberikan dampak,” pungkasnya. (pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *